Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Unsur-Unsur Keindahan Seni
Unsur-Unsur Keindahan Seni
Tari itu ada empat, yaitu wiraga, wirama,
wirasa dan wirupa. Keempat unsur keindahan itu yang nantinya akan kita
jabarkan menjadi 8 unsur dalam seni tari. Berbicara unsur seni tari, maka akan berbicara tentang bagaimana dikatakan seni tari. Belum dikatakan seni tari jika ke-delapan unsur yang terangkum menjadi 4 (empat) unsur bisa dipenuhi semua.
Unsur-unsur keindahan tari yang harus dipenuhi dalam mewujudkan ekspresi seni tari secara utuh dan menyeluruh, tidak boleh ada yang ketinggalan satupun. Baiklah langsung kita singgung unsur keindahan tari atau seni tari. Banyak orang yang bertanya apa saja unsur-unsur tari, apa saja unsur-unsur seni tari dan bagaimana keterangannya. Oleh karena itu alangkah baiknya kalau kita jelaskan secara lebih rinci unsur-unsur seni tari.
GERAK(WIRAGA)
Gerak merupakan unsur paling pokok dalam seni tari, Tanpa gerak tidak bisa dikatakan seni tari. bergerak merupakan bagian penting dalam seni tari.
Gerak itu meliputi gerak tubuh dari kaki sampai kepala. Semua anggota
tubuh yang bisa digerakkan maka itu bisa dikatakan gerakan tari, asalkan
memiliki makna yang terkonsep.
Gerak akan
menjadi ciri khas perwatakan tokoh yang dimainkan. Gerak yang ditata
untuk disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan penari yang
nantinya akan mempertegas semua karakter tokoh yang dimainkan melalui
gerak tari.
Dalam seni
tari, irama akan sangat membantu penari atau dancer dalam mengatur gerak
dan menguatkan gerak. Irama akan terbentuk dengan sendirinya oleh alat
musik, dan irama yang disusun harus disesuaikan dengan karakter tokoh
yang dibawakan oleh penari. Jangan sampai irama malah akan membuat
tarian menjadi rancu yang disebabkan ketidak cocokan antara karakter
perwatakan tokoh dengan irama pengiringnya. Gerak dalam sebuah tari
dapat menjelaskan ekspresi perasaan, seperti marah, sedih, romantis,
senang dan lain-lain sesuai karakter tokoh yang dibawakan.
IRAMA(WIRAMA)
Dalam seni tari atau pertunjukan seni tari baik tari rakyat, tari tradisional maupun tari modern atau tari kreasi baru, irama menjadi sangat penting karena dapat membantu penari dalam mengatur gerak dan menguatkan gerak yang dilakonkanya. Irama biasanya tercipta oleh alat musik dan irama yang disusun harus disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan oleh penari. Jika tidak cocok dengan karakter tokohnya maka tentunya akan menjadi kacau.
Alat istrumental menjadi pengiring wajib bagi seorang penari. Alat ini juga bisa berupa alat musik tradisional maupun alat musik modern yang disesuaikan dengan karakter tokohnya.
PERASAAN (WIRASA)
Tidak asal bergerak, atau dengan kata lain tidak bergerak asal-asalan. Namun lebih pada penjiwaan setiap gerakan. Gerak dalam sebuah tarian harus dapat menjelaskan ekspresi perasaan yang diharapkan. Perasaan marah tidak hanya gerakanya yang keras namun ini akan menyangkut pula mimik wajah. Begitu pula suasana sedih, senang dan lain-lain akan disesuaikan dengan karakter tokoh yang dibawakan.
Yang
perlu diingat bahwa hal ini akan menjadi luar biasa apabila diperkuat
dengan unsur wirama yang mendorong seseorang masuk dalam situasi
perasaan saat itu. Dengan lantunan musik lembut akan mendukung suasana
sedih. Lantunan musik gembira akan membuat penikmat tarian menjadi larut
terbawa oleh suasana.
WUJUD (WIRUPA)
Berbicara
wirupa maka akan berbicara tentang wujud dan sesuatu yang memang bisa
dinikmati dengan mata. Rupa bisa dikatakan sebagai tampilan tari. Dalam
hal ini yang berhubungan dengan apa yang dilihat oleh penonton pada diri
penari. Dengan kata lain, apa saja yang dipakai penyanyi dalam hal ini
make up, kostum, asesoris dan lain sebagainya. Busana, asesoris, make
up,
harus dapat
menjelaskan karakter tokoh yang dibawakan.Tampilan tersebut dapat
diwujudkan melalui penataan busana dan tata rias penari.
Gerak
Gerak dapat diungkapkan dengan bermacam-macam. Diantara berbagai macam gerak itu, salah satu diantaranya ada yang mengandung unsur keindahan (sedap dipandang mata), setiap gerakan memiliki makna.Tetapi mengingat bahwa seni tari merupakan salah satu cabang kesenian yang juga merupakan salah satu hasil budi manusia, maka unsur dasar tari utama yang berwujud gerak itu, tidak semua gerak dapat dikatakan gerak tari. Gerak yang berfungsi sebagai materi gerak pokok tari hanyalah gerakan-gerakan dari bagian tubuh manusia yang telah diolah dari gerak keadaan wantah menjadi suatu bentuk gerak tertentu. Dalam istilah kesenian, gerak yang telah mengalami stilisasi atau distorsi. Yang memang direncanakan, diformat, dibentuk. Terkadang dibuat sederhana dan terkadang dibuat agak rumit.
Dari hasil pengolahan suatu gerakan atau gerak yang telah mengalami sitisasi atau distorsi inilah nanti lahir dua jenis gerak tari. Yang pertama gerak tari yang bersifat gerak murni dan yang kedua bersifat gerak maknawi.
Gerak murni adalah gerak tari dari hasil pengolahan gerak wantah yang dalam pengungkapannya tidak mempertimbangkan suatu pengertian dari gerak tari tersebut. Disini yang dipertimbangkan adalah faktor nilai keindahan gerak tarinya saja. Misalnya gerak-gerak memutar tangan pada pergelangan tangan, beberapa gerak leher seperti pacak-jangga di Jawa, dan sebagainya.
Sedangkan yang dimaksud dengan gerak maknawi adalah gerak wantah yang telah diolah menjadi suatu gerak tari yang dalam pengungkapannya mengandung suatu pengertian atau maksud disamping keindahannya. Misalnya dalam tari angsa, kita dapat melihat gerak tari yang menggambarkan angsa yang sedang terbang atau menyelam.
Jika disuatu daerah memiliki kebiasaan berburu misalnya, maka tercipta tari dengan busur dan anak panah sebagai asesoris yang kemudian menjelaskan seorang penari yang sedang melakukan perburuan.
Sebuah gerakan tari itu bisa dilakukan apa adanya namun bisa juga dengan penyederhanaan gerakan, artinya gerakannya harus disederhanakan agar tidak terkesan seperti pemain teater atau film. Gerakan tari lebih mengarah pada gerakan simbol-simbol. Suatu contoh untuk gerakan berburu, maka tidak perlu memasang busur panah sungguhan, namun cukup gerakan gemulai bahwa penari sedang memanah. Lihat pula asesoris atau perlengkapan tari dalam hal ini adalah busur dan anak panah. Maka anak panah dibuat tumpul, busur panah tidak ada pegasnya dan cara memegangnya tidak harus digenggam kuat dan erat.
Sumber: http://www.senibudaya.web.id/2015/11/unsur-unsur-seni-tari.html
PENGERTIAN NADA, RITME, MELODI, BUNYI, TANGGA NADA, DAN HARMONI DALAM SENI MUSIK
PENGERTIAN NADA, RITME, MELODI, BUNYI, TANGGA NADA, DAN HARMONI DALAM SENI MUSIK
Yang dimaksud dengan nada adalah suatu jenis unsur suprasegmental yang ditandai oleh tinggi-rendahnya arus-ujaran.
Tinggi
rendahnya arus-ujaran terjadi karena frekuensi getaran yang berbeda
antar segmen. Bila seseorang berada dalam kesedihan ia akan berbicara
dengan nada yang rendah. Sebaliknya bila berada dalam keadaan gembira
atau marah, nada tinggilah yang biasanya dipergunakan orang. Suatu
perintah atau pertanyaan selalu disertai nada yang khas. Nada dalam ilmu
bahasa biasanya dilambangkan dengan angka misalnya /2 3 2/ yang berarti
segmen pertama lebih rendah bila dibandingkan dengan segmen kedua,
sedangkan segmen ketiga lebih rendah dari segmen kedua. Dengan nada yang
berbeda, bidang arti yang dimasukinya pun akan berbeda.
Pengertian
irama/ritme secara sederhana adalah perulangan bunyi-bunyian menurut
pola tertentu dalam sebuah lagu. Perulangan bunyi-bunyian ini juga
menimbulkan keindahan dan membuat sebuah lagu menjadi enak didengar.
Irama juga dapat disebut sebagai gerakan berturut secara teratur.Irama
keluar dari perasaan seseorang sehubungan dengan apa yang dia rasakan.
Melodi adalah susunan nada yang diatur tinggi rendahnya, pola, dan harga nada sehingga menjadi kalimat lagu. Melodi
merupakan elemen musik yang terdiri dari pergantian berbagai suara yang
menjadi satu kesatuan, di antaranya adalah satu kesatuan suara dengan
penekanan yang berbeda, intonasi dan durasi yang hal ini akan
menciptakan sebuah musik yang enak didengar.
Bunyi
(suara) adalah elemen musik paling dasar. Irama yang merupakan
pengaturan suara dalam suatu waktu, panjang, pendek dan temponya,
memberikan karakter tersendiri pada setiap musik. Kombinasi beberapa
tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. Selanjutnya,
kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang
harmoni. Ketika harmoni dapat terlahir dari musik-musik yang kita
ciptakan, maka terdengar indahlah karya musik itu.
Dalam
pengertian yang sederhana, tangga nada dalam musik bisa diartikan
sebagai satu set atau satu kumpulan not musik yang diatur sedemikian
rupa dengan aturan yang baku sehingga memberikan nuansa atau karakter tertentu. Aturan baku
tersebut berupa interval atau jarak antara satu not dengan not yang
lain, aturan tentang nada awal dan nada final, dan lain-lain. Ada berbagai macam tangga nada di dalam musik, masing-masing memiliki aturan baku sebagai ciri yang membedakan antara tangga nada yang satu dengan tangga nada yang lain.
Ilmu harmoni secara
sederhana dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari harmoni.
Harmoni adalah keselarasan. Dalam teori musik, ilmu harmoni adalah ilmu
yang mempelajari tentangkeselarasan bunyi dalam musik.
Dalam beberapa bahasa, harmoni disebut armonÃa (Spanyol & Italia), harmonie (Perancis dan Jerman), zusammenklang (Jerman).
Dalam beberapa bahasa, harmoni disebut armonÃa (Spanyol & Italia), harmonie (Perancis dan Jerman), zusammenklang (Jerman).
sumber: http://economyscience.blogspot.co.id/2012/01/pengertian-nada-ritme-melodi-dan-bunyi.html
Seni Rupa Murni Dan Terapan
Materi
Seni Rupa Untuk Anak SD
Selama
perkuliahan seni rupa yang di ampu oleh dosen Jajang Suryana, sebagai calon
guru kami telah diberikan beberapa teknik-teknik mengajarkan seni rupa pada
anak SD. Selama perkuliahan, bukan hanya diajarkan untuk mengetahui teknik
membuat karya tetapi juga manfaat karya tersebut untuk anak. Materi seni rupa
yang diberikan bukan untuk menjadikan calon guru menjadi seniman melainkan
untuk mencapai tujuan seorang guru yaitu memberikan teknik-teknik mengajar
membuat karya untuk membentuk karakter anak dalam mengekspresikan dirinya dalam
karya. Karena telah disebutkan, bahwa seni bagi calon guru bukanlah sebagai
tujuan untuk menjadi seniman melainkan sebagai alat untuk mengajarkan siswanya
untuk mencapai tujuan.
Ada
beberapa jenis seni, yaitu:
- Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran atau (audio art) disebut sebagai seni musik/seni suara. Misalnya paduan suara, pergelaran musik.
- Seni yang dinikmati dengan media penglihatan (visual art) disebut seni rupa. Misalnya lukisan, poster,seni bangunan.
- Seni yang dinikmati dalam bentuk bahasa disebut seni sastra. Misalnya puisi, pantun, cerpen.
- Seni yang dapat dinikmati dalam bentuk gerakan disebut sebagai seni tari. Misalnya tarian tradisional.
- Seni yang dinikmati melalui media penglihatan dan pendengaran atau gabungan dari semua seni (audio visual art) misalnya pertunjukan musik, pagelaran wayang, film, teater.
Di khususkan untuk seni rupa, ada
beberapa jenis seni rupa, yaitu:
1.
Seni
Rupa Murni
Seni rupa murni lebih
mengkhususkan diri pada proses penciptaan karya seninya dilandasi oleh tujuan
untuk memenuhi kebutuhan akan kepuasan batin senimannya.Seni murni diciptakan
berdasarkan kreativitas dan ekspresi yang sangat pribadi (lukis, patung,
grafis, keramik ). Namun dalam hal tertentu, karya seni rupa murni itu dapat
pula diperjualbelikan atau memiliki fungsi sebagai benda pajangan dalam sebuah
ruang.
1.
Seni lukis
2.
Seni patung
3.
Seni Grafis
4.
Seni keramik.
2.
Seni Rupa Terapan
Seni rupa terapan
adalah karya seni yang dirancang untuk tujuan fungsional,yaitu untuk memenuhi
kebutuhan fisik dan psikologis (kejiwaan) manusia yang tidak hanya bisa di
pandang keindahannya, namun juga dapat di pergunakan dalam kehidupan
sehari-hari. Seni rupa terapan memiliki fungsi guna atau pakai. Artinya selain
sebagai benda yang bernilai seni (artistik) juga sebagai benda yang indah
(estetis) dan dapat digunakan untuk kepentingan manusia. Bentuknya berupa
benda-benda pakai atau benda guna untuk kebutuhan manusia. Contoh benda seni
terapan antara lain benda-benda gerabah dari tanah liat, benda-benda anyaman,
kerajinan keramik, peralatan rumah tangga, kerajinan furniture.
Pengertian Seni Rupa
Pengertian Seni Rupa
pengertian seni rupa adalah cabang seni yang membuat objek yang dapat dinikmati terutama melalui bentuknya.
Dikutip dari wikipedia indonesia, pengertian seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Ada yang mengelompokkan seni rupa dalam tiga bagian yaitu seni rupa tradisional, seni rupa modern dan seni rupa kontemporer.
Pengertian seni rupa yang tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan mengikuti pola pola, aturan, atau “pakem” tertentu yang menjadi pedoman seni dan dibuat berulang ulang tanpa merubah bentuk aslinya. Adapun aturan aturan yang dimaksud berhubungan dengan bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan, dan ukuran.Aspek aspek dalam berkarya seni rupa tradisional seperti pengertian seni rupa tradisional diatas masih bertahan hingga saat ini.
Pengertian seni rupa modern adalah seni rupa yang mengutamakan kreativitas dan inovasi sehingga menciptakan sesuatu yang baru. Seni rupa modern meninggalkan aturan aturan yang ada terhadap seni rupa tradisional.
Pengertian seni rupa kontemporer adalah seni rupa yang dipengaruhi oleh kreativitas dan kekinian yang terjadi seperti kondisi sekitar seperti keadaan politik dan lainnya.
Unsur-Unsur Seni Rupa
1. Titik
Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar yang berada pada dimensi satu. Dibutuhkan adanya titik untuk membentuk garis, bentuk, ataupun bidang.2. Garis
Garis adalah unsur seni rupa yang merupakan hasil dari penggabungan unsur titik. Garis dalam seni rupa menjadi goresan atau batasan dari suatu benda, ruang, bidang, warna, tekstur dan lainnya. Garis terbagi atas tiga yaitu menurut jenisnya, menurut kesannya dan wujudnya. Garis menurut jenisnya yaitu garis lengkun, garis panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus, putus, patah-patah, spiral dan lainnya. Kesan garis dapat ditimbulkan oleh adanya variasi jenis jenis garis yang digunakan serta kebudayaan yang ada saat tersebut terhadap suatu simbol. Garis berdasarkan wujudnya ada dua yaitu semu dan nyata. Garis nyata dihasilkan oleh coretan sedangkan garis semu dihasilkan oleh adanya perbedaan warna terhadap dua benda atau lebih.3. Bidang
Bidang merupakan unsur dalam seni rupa yang dihasilkan dengan mengabungkan beberapa garis. Bidang merupakan dimensi kedua yang memiliki panjang dan lebar.4. Bentuk
Bentuk adalah unsur dari seni rupa yang terbentuk dari gabungan dari berbagai bidang. Bentuk terdiri atas dua yaitu bangun dan bentuk plastis atau form. Shape atau bangun adalah sesuatu yang bentuknya seperti bulat, persegi, ornamental, tidak teratur dan lainnya sedangkan form atau bentuk plastis adalah bentuk subjektif atau tujuan dari adanya benda tersebut sehingga memiliki nilai seperti kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang tapi form nya itu sebagai tempat tidur5. Ruang
Ruang adalah unsur seni rupa yang memiliki dua sifat. Dalam karya seni rupa dua dimensi, ruang dapat bersifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata.Oleh karena itu dalam karya dua dimensi kesan ruang atau kedalaman dapat ditempuh melelui beberapa cara, diantaranya: melalui penggambaran gempal, penggunaan perspektif, peralihan warna, gelap terang, dan tekstur, pergantian ukuran, penggambaran bidang bertindih, pergantian tampak bidang, pelengkungan atau pembelokan bidang, penambahan bayang-bayang.6. Warna
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat suatu ciptaan para seniman terasa hidup dan lebih eksresif. Warna berdasarkan teori warna terhadap cahaya terdapat tujuh spektrum warna. Salah satu teori warna dalam seni rupa adalah teori warna pigmen yaitu:
- Warna Primer, terdiri atas merah, kuning, dan biru. Pengertian warna primer adalah warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain.
- Warna Sekunder, seperti ungu, oranye dan hijau adalah jenis pigmen yang dapat diperoleh dari mencampur kedua warna primer dalam takaran tertentu.
- Warna Tersier, yakni warna yang dihasilkan melalui pencampuran warna sekunder
- Warna analogus, yaitu deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya deretan dari warna ungu menuju warna merah, deretan warna hijau menuju warna kuning, dan lain-lain,
- Warna komplementer, yakni warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.
7. Tekstur
Pengertian tekstur sebagai unsur seni rupa adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda ada yang memiliki tekstur berbeda dan adapun yang sama. Tekstur terdiri atas dua jenis yaitu nyata dan semu. Pengertian tekstur semu adalah kesan yang berbeda antara penglihatan dan perabaan terhadap sifat dan keadaan permukaan bidang benda karya seni rupa. Pengertian tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan.8. Gelap Terang
Gelap terang adalah unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya maka akan semakin terang, semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat berdasarkan gradiensi dan pemilihan warna yang ada.Sumber: http://hariannetral.com/2015/07/pengertian-seni-rupa-unsur-unsur-fungsi-seni-rupa.html



